Jumat, 18 Desember 2009

Pengertian dan Cara Mencegah Masuk Angin



Para sobat blogger pasti sudah tau yang namanya masuk angin khan ? mungkin sepele ya tapi kalau dibiarkan bisa berbahaya lho !!! Khususnya aku sering banget terkena yang namanya masuk angin mungkin 1 minggu bisa 2 - 3 kali, capek dech xixixixixi. Kalau aku setiap masuk angin pasti disertai dengan maag dan kadang pula disertai diare, makanya ini badan gak bisa gemuk - gemuk wkwkwkwkwk. Untuk mengatasi masuk angin aku biasanya sering kerokan agar pembuluh kulit bisa terbuka dan anginnya bisa keluar, ini merupakan tradisi nenek moyang kita khususnya orang Jawa. Setiap habis kerokan aku merasa lebih enakan tapi ternyata semua itu gak bisa untuk mengatasinya, kadang 1 - 2 hari datang lagi tu penyakit. Masak aku harus sering di kerokin wah bisa - bisa lecet semua ini badan aku. Akhirnya aku berusa mencari solusinya, kadang aku beli ronde hangat di sekitar rumah aku untuk menghangatkan tubuh, malah ada juga yang menyarankan kasih obat kayak anak kecil seperti ini : bawang merah di parut, dicampur jeruk nipis dan ditambah minyak putih sedikit kemudian dioleskan dibagian sekujur perut dan punggung, badan akan terasa hangat dan lebih baikan.
Tapi ini aku juga tidak lupa mencari solusinya dengan melalui mbah google tentunya, hehehehehehe


Pengetian masuk angin :

Maag dan masuk angin mempunyai keterkaitan erat satu sama lainnya. Bahkan, keduanya merupakan sebab akibat dari terjadinya ketidakseimbangan angin di dalam tubuh.

Dalam istilah medis, sebenarnya tidak dikenal nama masuk angin. Istilah yang ada adalah Flu atau Cold, untuk menunjukkan gejala demam. Masuk angin terjadi karena karena udara dingin atau terkena angin yang menyebabkan vasokonstriksi (menciutnya) pembuluh darah pada kulit. Dengan demikian aliran darah tersebut kurang memberikan nutrisi yang baik ke jaringan tubuh yang menyebabkan rasa tidak enak badan
Para sobat blogger pasti akan mengatasi masuk angin dengan kerokan, padahal , garis-garis merah sesuai kerokan, bukan pertanda anginnya keluar, melainkan pecahnya pembuluh kapiler tepi yang berada di kulit. Tidak mengherankan, jika beberapa waktu setelah kerokan, gejala-gejala masuk angin akan kembali terjadi.


Masuknya angin ke dalam tubuh bisa melalui makanan seperti ubi, singkong, tales, minuman ringan bersoda yang setelah mengkonsumsi kemudian akan bersendawa (bertahak). Berlebihan dalam mengkonsumi makananpun akan menyebabkan ketidak seimbangan dalam angin.

Setelah angin masuk ke dalam tubuh lalu diserap oleh pembuluh darah, melalui saluran pembuluh darah inilah angin bergerak ke mana-mana, ada yang ke kepala sehingga kepala menjadi pusing atau ke tulang, yang menyebabkan tulang terasa ngilu dan terasa lemas tak bertenaga.

Pengertian Masuk Angin Menurut Dr. Anies dari Semarang
sebenarnya masuk angin merupakan sekumpulan gejala yang diakibatkan oleh adanya gangguan pada sistem tubuh manusia. Pada umumnya, sistem tubuh yang terganggu adalah sistem pencernaan, sistem pernafasan, serta sistem peredaran darah dan jantung. "Tapi ada kalanya gangguan itu terjadi pada satu sistem saja, meskipun kadang ada juga yang mengenai beberapa sistem,"

Cara Mengatasi Masuk Angin

Jangan makan terlalu banyak jika makanan terlalu banyak, maka lambung bekerja lebih keras untuk melumat makanan yang masuk tersebut. Asam lambung yang berfungsi melumat, otomatis akan mengeluarkan asamnya lebih banyak. Namun, kontrol asam lambung yang terganggu oleh angin membuat otomatisasinya terganggu, sehingga ketika tidak ada makanan, asam lambung pun keluar dalam jumlah cukup banyak. Hal inilah yang dinamakan asidosis, kelebihan asam lambung, akibatnya rasa panas pada ulu hati. Rasa pusing dan kepala berat disebabkan peredaran darah menuju ke kepala terganggu. Hal ini menyebabkan asupan oksigen ke otak pun turut terganggu. Otak merupakan salah satu organ di dalam tubuh yang membutuhkan banyak oksigen. Jika kurang, maka akan terjadi pusing, sakit kepala ataupun migrain. Untuk mengatasi hal ini sebenarnya mudah, ketika pusing menyerang, cepat-cepat sujud walau dalam keadaan tidak shalat. Maksudnya, dalam keadaan sujud, posisi jantung lebih tinggi dari kepala, sehingga mudah mengalirkan darah yang berisi oksigen ke otak.

Atau, bisa juga mengkompres bagian punggung dan leher dengan air hangat, supaya pembuluh darah yang menciut bisa melebar kembali. Cara lain dengan melakukan urutan di batang leher, sebaiknya dengan menggunakan Minyak But-But. Karena minyak memberi rasa panas bukan di permukaan kulit tapi di dalam. Minyak But-But juga sangat baik untuk mengatasi perut kembung. Oleskan Minyak But-But di seputar perut yang kembung.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah ketika mandi, jangan langsung ke bagian badan, tapi mulailah dari kaki, kemudian perlahan-lahan naik ke tubuh. Begitu pula saat mandi junub, terutama pada waktu subuh. Sebelum wudhu sebaiknya, perbanyak guyuran ke bagian kaki, baru kemudian berwudhu yang dilanjutkan dengan membasahi kepala tiga kali. Hal ini dilakukan guna menjaga suhu di dalam tubuh agar tetap seimbang. Ketidakseimabangan suhu merupakan salah satu penyebab penyakit. Misalnya, panas dalam dan demam.

Selain itu, untuk mengatasi masuk angin dan maag, cobalah sebelum makan nasi, ambil sedikit garam dapur lalu lalu dilumat. Barulah kemudian memakan nasi seperti biasa. Yang tak kalah penting adalah olahraga, dengan olahraga peredaran darah bisa menjadi lancar dan cepat. Sehingga bisa mendorong angin yang berada di dalam tubuh keluar.

Semoga Tips ini berguna bagi para sobat blogger yang sering terkena masuk angin, lebih baik mencegah daripada mengobati. xixixixixixi

sumber : http://wrm-indonesia.org/
http://andaleh.blogsome.com

17 komentar:

anindyarahadi mengatakan...

berkunjung balik dari blog minor sekalian follow... hemmm...


berguna nih saya sering masuk angin..

BrenciA KerenS mengatakan...

bagus inponya, membantu yang sering masuk angin seperti saya...

thanks ya..

Rkeyla mengatakan...

Mantap tipsnya mbk
Cocok bgt bwt aq yang langganan ma yang namanya masuk angin, abiz anginya sie krg ajar masuk tanpa ijin wkwkwkwkwkw

!Techno! mengatakan...

Wach thanks inponya mbakyu,btw kayaknya mbakyu baru msk angin yach sampai langsung ikut diposting juga xixixixi...:D

ryva mengatakan...

@anindyarahadi : makasih udh mo berkunjung n follow me
@BrenciA KerenS
@Rkeyla
Emang kita senasib
@Techno : emang bener boz

ichaelmago mengatakan...

hmm..kalo aku biasanya kalo masuk angin..pake bawang merah sama minyak. hehe kaya anak kecil dong yah? :p

bayunature mengatakan...

emang tu angin ga pake permisi dulu klw mau masuk,..hihihiii...

Reza Fauzi mengatakan...

wkwkwk ane sering masuk angin jadi malu...

@_T!ka mengatakan...

Wah, nice info!
Saya baru masuk angin minggu kemarin. Ternyata banyak hubungannya dengan makanan ya. Saya kira karena faktor udara.

Alfaro Lamablawa mengatakan...

hehehehe....
owh gitu yah...hehehe

brekele mengatakan...

wow ... keren baget infonya ...

SyahidaComputer mengatakan...

Wah ini yang lagi ku cari, soalnya ku juga seringa msk angin, setelah masuk... eh ndak mau keluar tuh angin ... thank's banyak...

arman mengatakan...

post yg menarik, disini lagi dingin, jadi pas lah infonya kalo ntar pas masuk angin jg...thanks

mams mengatakan...

Aku Suka, thanks ya...

Ardi P.@kursus bahasa inggris Pare mengatakan...

Terimakasih tipsnya, saya akan coba. Hampir setiap bepergian sering masuk angin, makan di jalanan sembarangan di jalanan bisa menjadi penyebabnya. Jadi sering kerokan malam malam. Jadi Merepotkan keluarga dan UGD rumah sakit malam. Tapi saya kira stress juga bisa menjadi penyebab masuk angin atau maag. Terimakasih.

Zulkifli Muhtar mengatakan...

nice info... thanks banget ya

Andrea Dealova mengatakan...

penyakit maag dan masuk angin ibarat gula dengan semut,bila anda sakit maag pasti masuk angin,dan bila anda masuk angin pasti sakit maag begitu logikanya.