Senin, 11 Januari 2010

CARA MENGHITUNG BERAT BADAN


Di sekitar aku banyak kasus orang - orang gemuk ingin diet agar tubuh mereka ideal tapi sayang dari mereka tidak tahu cara menghitung berat badan yang ideal, kebanyakan dari mereka cuma ingin diet agar tubuh mereka kelihatan kurus malah ada juga yang diet habis - habisan tanpa melihat apakah itu semua sudah baik untuk kesehatan. Banyak lho yang malah terkena penyakit maag gara - gara diet yang tidak beraturan. Harusnya kita tahu berapa idealnya tubuh kita dan juga kita terhindar yang namanya penyakit maag. Begitu juga sebaliknya bagi yang bertubuh kurus dan ingin gemuk juga harus tahu cara yang baik untuk menambah berat badan.

Saat ingin menurunkan berat badan, seseorang diharuskan untuk menghitung berapa indeks massa tubuhnya (BMI). Karena hasil dari perhitungan BMI ini bisa menentukan apakah seseorang sudah ideal, kurus atau termasuk kelebihan berat badan.

Cara untuk menghitung nilai indeks massa tubuh berdasarkan nilai tinggi dan berat badan yang dimiliki. Perhitungan ini berlaku sama untuk laki-laki maupun perempuan.



Seperti dikutip dari BBC, Jumat (8/1/2010), cara menghitungnya dengan mengkuadratkan nilai tinggi badan (dalam satuan meter). Lalu nilai berat badan (dalam satuan kilogram) dibagi hasil kudrat dari tinggi badan tersebut.


Misalnya seseorang perempuan berusia 30 tahun memiliki berat badan 60 kg dan tinggi badan 160 cm (1,6 meter). Cara menghitungnya pertama kali mengkuadratkan tinggi badan 1,6 X 1,6 hasilnya 2,56. Lalu nilai berat badan dibagi hasil perkalian dari tinggi badan yaitu 60 : 2,56 hasilnya 23,43. Berarti nilai BMI dari perempuan tersebut sebesar 23,43 dan masuk ke dalam kelompok ideal/normal.

Kategori BMI adalah:

1. Nilai indeks massa tubuh kurang dari 19 tergolong ke dalam kelompok kurus.
2. Nilai 19-24,9 masuk ke dalam kelompok ideal.
3. Nilai antara 25-29,9 masuk kelompok kelebihan berat badan (gemuk).
4. Jika mencapai nilai 30 atau lebih maka orang tersebut masuk ke dalam kelompok obesitas.

Risiko kesehatan akan bertambah besar jika seseorang memiliki nilai indeks massa tubuh 25 atau lebih. Karena akan semakin besar kemungkinan orang tersebut terkena penyakit jika tidak diimbangi dengan pola hidup sehat dan berolahraga.

Risiko kesehatan yang kemungkinan dimiliki oleh orang dengan nilai indeks massa tubuh di atas 25 adalah tekanan darah tinggi, kolesterol, penyakit jantung, stroke, diabetes, arthritis, sakit pinggang atau juga berhubungan dengan psikologisnya.

Bagi yang memiliki indeks massa tubuh besar tidak ada salahnya untuk mulai melakukan diet yang sehat dengan mengurangi asupan kalori, perbanyak aktivitas fisik, menerapkan pola hidup yang sehat atau dengan berkonsultasi ke dokter gizi.

BMI merupakan salah satu alat untuk mengetahui apakah seseorang perlu melakukan diet atau tidak, tapi BMI ini hanya untuk melihat kelebihan berat badan akibat lemak. Jadi untuk orang yang berotot, atletis, ibu hamil, pembacaan BMI mungkin akan kurang tepat.



Sumber : www.detik.com

6 komentar:

SeNjA mengatakan...

keren bgt infonya...aku liat ahh aku ideal gak y ?? hehe.. ^_*

Rkeyla mengatakan...

Mantap mbk infonya
jadi bisa kontrol brt bdn nie
hehehehe

@_T!ka mengatakan...

Thanks infonya ya, Mbak. Oke linknya sudah dipasang.

Oh ya, ada hadiah buat Mbak. Diambil ya...

!Rchymera! mengatakan...

Wach mantep mbakyu inponya,berarti saya kurus donx xixixi...:D

Fanda mengatakan...

Kalau mau lebih akurat lagi, bisa menjalani test lemak juga. Alatnya biasa tersedia di gym. Dengan alat itu, kita bisa mengukur apakah tubuh kita kelebihan lemak atau tidak.

Arie'' mengatakan...

trimakasih atas infonya..

http://trojandecoder.blogspot.com/