Senin, 18 Januari 2010

PELANGI SEHABIS HUJAN






Apa yang aku rencanakan ternyata semua tidak sesuai dengan kenyataan, semua terjadi begitu saja. Hari - hari yang aku lalui begitu indah dan bahagia dan aku merasa orang yang paling bahagia di dunia ini. Tapi siapa yang mengira kebahagiaan tiba - tiba dirampas dari tangan aku. Bagai disambar petir di siang hari cobaan datang menghujang dan merampas semua dari tangan aku.

Badan aku terasa lemas seakan hidup udah tidak ada artinya dan semua yang aku lakukan tiada artinya, orang yang sangat aku sayangi di ambil dari tangan aku dan pergi dari hidup aku. Hari demi hari aku harus terpuruk didalamnya, tiada hari yang kulalui dengan sukacita hanya tangisan yang menghiasi hidupku.

Berbagai cara udah aku lakukan agar aku bisa bertemu dengannya tapi semua sia - sia yang ada hanya mendapat masalah baru yang buat aku lebih sedih dan terpuruk. Sampai suatu hari aku sempat bilang sama Tuhan mengapa aku hidup aku seperti ini, mengapa aku harus alami semua ini, mengapa orang yang sangat aku sayangi harus pergi dari hidup aku. Aku terus menyalahkan Tuhan karena aku gak bisa lalui hidup seperti ini dan harus tersiksa seperti ini.

Semua sekeliling aku terus memberikan semangat buat aku untuk kuat, suatu hari ada teman aku seiman yang menguatkan aku dengan nasehat dia arahan buat aku. Aku berusaha untuk turuti semua nasehatnya dan salah satunya disaat hatiku terasa sakit dan merasa rindu yang teramat dalam aku berusaha berkomunikasi dengan Tuhan dengan aku ungkapkan semua yang ada di hati aku ternyata itu semua membuat aku lebih baik dari sebelumnya. Perasaan aku lebih ringan kayak beban ini sudah tidak ada lagi.

Teman aku bilang seperti ini (disaat kita di kasih roti kita tidak akan pernah menoleh, kita lupa tapi disaat kita di kasih batu baru kita melihat ke atas) apa yang menjadi ucapan teman aku semuanya benar. Disaat aku alami kebahagiaan aku lupa, tapi disaat aku mendapat cobaan baru aku ingat Tuhan. Sekarang aku mulai mendekatkan diri pada Allah dan coba jalani seperti air yang mengalir dan aku ikuti apa yang menjadi kehendak Allah. Beberapa kata yang menguatkan aku :
* Jika kau merasa lelah dan tak berdaya dari usaha yang sepertinya sia - sia ........
Tuhan tahu .......
Betapa kerasnya engkau sudah berusaha
* Ketika kau sudah menagis sekian lama dan hatimu masih tersa sedih ......
Tuhan sudah menghitung air matamu
* Jika kau pikir bahwa hidupmu sedang menunggu sesuatu dan waktu berlalu begitu saja
Tuhan sedang menunggu bersamamu
* Ketika kau merasa sendirian dan teman - temanmu terlalu sibuk untuk menelepon ....
Tuhan selalu berada di sampingmu
* Ketika kau pikir bahwa kau sudah mencoba segalanya dan tidak tahu hendak berbuat
apalagi
Tuhan punya jawabannya
* Ketika segala sesuatu menjadi tidak masuk akal dankau merasa tertekan .....
Tuhan dapat menenangkanmu
* Jika tiba - tiba kau dapat melihat jejak - jejak harapan .....
Tuhan sedng berbisik kepadamu
* Ketika segala sesuatu berjalan lancar dan kau merasa ingin mengucap syukur .....
Tuhan telah memberkatimu
* Ketika sesuatu yang indah terjadi dan kau dipenuhi ketajuban .....
Tuhan telah tersenyum kepadamu
* Ketika kau memiliki tujuan untuk dipenuhi dan mimpi untuk digenapi.........
Tuhan sudah membuka matamu

Ingat !! bahwa dimanapun kau atau kemanapun kau menghadap .........
Tuhan tahu

Kini semua beban aku letakkan di bawah kaki Tuhan,kini aku mengerti semua yang Tuhan berikan kepada aku itu karena Tuhan sayang aku dan sungguh luar biasa apa yang Tuhan uji buat aku ternyata banyak hikmat buat hidup aku khususnya buat aku lebih sabar menjalani hidup. Walau saat ini aku masih tetap menunggu dan menunggu tapi aku percaya suatu saat dia akan kembali juga padaku tapi itu kapan tinggal aku tunggu waktu Tuhan bekerja buat aku yang pasti aku akan bersabar. Aku percaya Tuhan selalu punya rencana indah dan selalu ada pelangi sehabis hujan, setiap pencobaan yang menimpa kita tidak melabihi kekuatan kita. Semua buat kita lebih dewasa dan selalu mengandalkan Tuhan di setiap langkah hidup ini......Amin

3 komentar:

!Techno! mengatakan...

Mengamankan pertamanya sabar aja mbakyu ntar klo sdh waktunya pasti akan bertemu juga,tetap semangat n jalani apa adanya karena hidup terus berjalan ocreeee...:D

Syaifullah Chaidir mengatakan...

Maha besar Allah yang merencanakan semua.....manusia berbuat keputusan ada pada-Nya.....

Jimox mengatakan...

yap bener non, jejak kita sudah di ukir oleh tuhan, kita tinggal melewatinya, dan yang pasti Tuhan akan memberikan yang terbaik buat kita :)